Persiapan dalam membuka Magister Teknik Kelautan UNDIP
SEMARANG – Pengelola Program
Studi (Prodi) Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro (UNDIP) kini tengah
mematangkan persiapan untuk membuka Program Magister (Strata -2) Teknik
Kelautan yang dijadwalkan dibuka pada Tahun 2022. Berbagai persiapan baik
administratif maupun teknis yang disyaratkan terus disempurnakan agar
persetujuan dan izin yang diperlukan untuk penyelenggaraan program bisa diterima
sesuai yang dijadwalkan dan berjalan dengan baik.
Prodi Teknik Perkapalan sendiri
sudah memiliki Akreditasi A dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan
Tinggi), sehingga dimungkinkan membuka program magister. Hal itu berkait dengan
berbagai persiapan dan kesungguhan pengelola program yang didukung fakultas dan
universitas dalam persiapan yang dilakukan.
“Intinya pengajuan proposal ijin Magister Teknik Kelautan mendapat
dukungan semua pihak baik fakultas maupun universitas. Oleh karena persiapan
yang matang, kami berharap ijin dari pemerintah segera turun sehingga di tahun
2022 program sudah bisa dibuka,”ungkap Kepala Departemen dan Kaprodi Teknik
Perkapalan Fakultas Teknik UNDIP, Dr. Eng Hartono Yudo, ST., MT.
Beliau menjelaskan bahwa untuk
membuka S2 (Magister) Teknik Kelautan mulai dari proposal, persiapan kurikulum,
penyiapan dosen pengampu, upaya mengenalkan rencana pembukaan magister teknik
kelautan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan sudah dilakukan.
Untuk dosen, persiapannya saat
ini sudah ada enam dosen bergelar doktor. Sedangkan saat ini, dua orang dosen
sedang menempuh pendidikan doktor dan dua orang baru mulai mengambil program
doktor di tahun ini, mereka kuliah di Indonesia dan ada juga ada yang di luar
negeri.
Persiapan lain yang sudah
dilakukan juga mencakup Pembuatan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata
kuliah S2 per semester untuk mendukung kurikulum program S2. Adapun konsentrasi
kajiannya fokus pada tiga bidang, yakni Teknologi Perikanan Tangkap, Teknologi Kapal
Cepat Non Konvensional, dan Teknologi Transportasi Antar Pulau.
~ Bidang Teknologi Perikanan
Tangkap mata kuliah yang ditawarkan meliputi :
Desain kapal ikan lanjut,
Keandalan struktur dan sistem, Unjuk kerja kapal perikanan, Stabilitas kapal
ikan lanjut, dan Analisa struktur perpipaan.
~ Bidang Teknologi Kapal Cepat
Non Konvensional mata kuliah yang ditawarkan meliputi :
Desain kapal cepat non
konvesional, Dinamika fluida lanjut, Getaran kapal lanjut, Keandalan struktur
dan sistem, Teknologi material lanjut dan Material komposit.
~ Teknologi Transportasi Antar
Pulau mata kuliah yang akan ditawarkan meliputi :
Desain kapal penyeberangan,
Dinamika fluida lanjut, Getaran kapal lanjut, Keandalan struktur dan sistem,
Analisa struktur perpipaan, dan Kelelahan struktur kapal. Materi mata kuliah
yang ditawarkan, semuanya sudah siap, namun terus disempurnakan.
‘’Untuk pangsa pasar S2 kita
harapkan dari perhubungan laut, dosen, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Biro
Klasifikasi Indonesia dan dari perusahaan galangan kapal. Masing-masing target
sudah disusun RPS-nya,’’ jelas Hartono Yudo.
Departemen Teknik Perkapalan
UNDIP sendiri berdiri Oktober 2002 dan telah mendapatkan Akreditasi BAN-PT
(Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) dengan predikat A berdasarkan
Keputusan No.1057/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2016 dan Sertifikasi ISO 9001:2015. Saat
ini Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia yang sudah membuka Teknik Perkapalan
jumlahnya terbatas, tercatat ada tiga PT yakni Universitas Hasanuddin (Unhas)
di Makasar, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya dan
Universitas Indonesia (UI) di Jakarta. Di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa
Yogyakarta, belum ada PT yang menyelenggarakan Program S2 Teknik Perkapalan
sehingga peluangnya masih sangat terbuka karena kebutuhan untuk mencetak tenaga
ahli, peneliti dan tenaga pendidik yang andal di bidang perkapalan sangat
besar.
Sumber artikel : web undip
#undipjaya #undipexcellent
#diponegoromuda #beritaundip #universitasdiponegoro #undipgoesworldclassuniversity
Komentar
Posting Komentar